Langsung ke konten
Konsultasi di WhatsApp

Marketing Management

Marketing bukan soal lebih banyak aktivitas.

Lebih penting mengetahui siapa yang ingin kita menangkan, kenapa mereka memilih kita, dan apa yang benar-benar menghasilkan.

Right market.
Real impact.
Ilustrasi: pemanah membidik target, di sampingnya papan Ads, Promo, Social Media

What we look at

Market.
Customer.
Performance.

Market

Di mana opportunity-nya?

Customer

Siapa yang sebenarnya ingin kita menangkan?

Performance

Apa yang benar-benar menghasilkan?

Foto: konsultan memetakan customer journey di papan tulis

Mulai dari memahami
perjalanan customer.

Real cases

Masalah marketing jarang sesederhana “sales kurang”.

Tiga contoh tantangan yang sering kami temui: problemnya berbeda, tetapi semuanya perlu dibaca sampai ke sistem dan output bisnisnya.

Foto: laptop dengan grafik penjualan
Sales & Marketing

Sales sudah jalan, tapi pertumbuhannya berhenti.

Revenue stagnan karena data penjualan, ritme follow-up, dan arah eksekusi belum tersusun menjadi sistem yang konsisten dijalankan oleh tim.

16.77%Sales
20%Profit
Foto: pemetaan customer journey
Marketplace / Performance

Omzet naik, tetapi profit justru makin tipis.

Growth terlihat sehat di permukaan, tetapi ads, voucher, fee platform, dan product mix belum dibaca sampai ke contribution margin per channel.

Margin Mapper channel & SKU
Guardrailpromo & ads
Foto: diskusi tim sales
B2B / Sales Management

Sales masih terlalu bergantung pada owner dan relasi pribadi.

Pipeline, stage, dan ownership follow-up belum jelas, sehingga banyak peluang berjalan berdasarkan kebiasaan, bukan ritme penjualan yang bisa diukur.

Pipelinelebih terlihat
Weekly Rhythmlebih disiplin

Let's talk

Punya tantangan di Marketing?

Ceritakan kepada kami apa yang sedang terjadi.

From Discussion
to Execution.
Foto: tim konsultan berdiskusi bersama klien

People Grow.
Business Grows.

#BersamaLebihJauh